Potensi peningkatan ekspor kayu ke Jepang

03 April 2011

Bencana gempa dan tsunami yang melanda Jepang hampir sebulan yang lalu menimbulkan kerusakan yang sangat parah di beberapa lokasi. Tercatat lebih dari 150.000 bangunan hancur.Diperkirakan Jepang akan membutuhkan suplai bahan baku bangunan terutama kayu lapis dan kayu solid laminasi.

Seperti dilansir oleh Troymedia, Jepang merupakan salah satu importir kayu terbesar di dunia pada tahun 2010 dengan nilai lebih dari 10 juta dolar Amerika. Dari pihak otoritas Jepang juga telah mengindikasikan adanya permintaan suplai rumah setengah jadi.

Rumah tradisional Jepang sebagian besar menggunakan bahan baku dari kayu karena konstruksi rumah kayu lebih tahan terhadap getaran gempa dan memiliki resiko lebih kecil pada saat bangunan rubuh karena gempa dibandingkan dengan jenis bahan bangunan lainnya.
Diperkirakan pula potensi import bahan baku kayu dalam bentuk kayu gergajian, logs setengah proses dan kayu lapis oleh Jepang akan meningkat dalam 6-12 bulan ke depan.

Bagi Indonesia sebagai salah satu penghasil kayu terbesar di Asia sangatlah potensial sebagai salah satu komoditas ekspor nasional. Jenis kayu yang tahan terhadap pergantian cuaca di Jepang serta kuat dalam konstruksi akan menjadi kebutuhan penting masyarakat Jepang.


6 comments:

Post a Comment