Hak Pengelolaan Hutan untuk Konawe Selatan

20 December 2008

Akhirnya pada tanggal 10 Desember 2008 yang lalu, setelah bekerja keras memperjuangkan hak pengelolaan hutan dari pemerintah sejak 2003, penduduk Konawe Selatan, di Propinsi Sulawesi Tenggara menerima ijin melalui Surat Keputusan menteri Kehutanan nomor 435/Menhut-II/2008.

Ijin tersebut diberikan untuk hutan seluas 9,835 hektar, salah satu dari total 24 area HTR (Hutan Tanaman Rakyat) di Indonesia. HTR adalah area yang pada awalnya adalah hutan namun sudah gundul karena adanya penebangan liar ataupun rendahnya kesadaran manajemen untuk menanam kembali hutan tersebut. Anggota komunitas yang memiliki ijin ini berhak untuk menanami kembali lahan kosong tersebut dan juga berhak untuk menebang pohon yang ditanam di area tersebut untuk dijadikan sebagai komoditi.

Namun untuk mengolah hutan menjadi sebuah 'plantation' juga membutuhkan dana yang tidak sedikit. Oleh karena itu pemerintah melalui badan khusus akan menyalurkan dana untuk pengelolaan hutan tersebut yang boleh mulai dikembalikan setelah 8 tahun. Untuk itu apabila pemegang ijin akan menanam jenis pohon yang tingkat pertumbuhannya cukup lambat (jati, sonokeling) akan kesulitan mengembalikan dana yang dipinjamkan.

Untuk membantu pengelolaan ini, TFT bekerjasama dengan JAUH (LSM) mengelola area tersebut dengan baik.

sumber: tropicalforesttrust.com

0 comments:

Post a Comment